Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Banjir Bandang Landa Balangan Kalsel, 1.466 Rumah Terendam Air Hingga Seatap

badge-check


					Puluhan kendaraan, termasuk truk dan ambulans tak mampu begerak menghadapi luapan air banjir bandang, Sabtu pagi, 27 Desember 2025. Lebih dari 1.466 rumah warga kabupaten Balanga, Kalsel, terendam air. Foto: Instagram@infonewsantara Perbesar

Puluhan kendaraan, termasuk truk dan ambulans tak mampu begerak menghadapi luapan air banjir bandang, Sabtu pagi, 27 Desember 2025. Lebih dari 1.466 rumah warga kabupaten Balanga, Kalsel, terendam air. Foto: Instagram@infonewsantara

Penulis: Mulawarman   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BALANGAN KALSEL- Kecamatan Tebing Tinggi menjadi kawasan paling parah terdampak banjir bandang di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, pada 27 Desember 2025.

Khususnya Desa Juuh, Sungsum, dan Gunung Batu mengalami kerusakan terberat dengan air mencapai atap rumah serta kerusakan sedang hingga berat pada ratusan bangunan.

Demikian keterangan Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi, mengatakan bahwa  banjir akibat luapan sungai dari hujan deras sejak Sabtu dinihari hingga pagi. Delapan desa di kecamatan ini terendam, termasuk Mayanau dan Langkap, dengan total 1.466 rumah terdampak.

Kecamatan Halong juga terdampak banjir bandang meski tidak seberat Tebing Tinggi, sementara Kecamatan Awayan hanya mengalami banjir biasa. Kondisi air sudah surut hingga Sabtu sore, tapi lumpur tebal masih menyulitkan warga.

Desa ini termasuk yang paling parah terdampak bersama Sungsum dan Gunung Batu, dengan ketinggian air mencapai lebih dari 2 meter hingga atap rumah. Belum ada laporan korban jiwa, meski rumah warga rusak sedang hingga berat.

Dampak Utama

Banjir memengaruhi delapan desa di Kecamatan Tebing Tinggi: Mayanau (171 rumah/171 KK terdampak, 7 rusak berat); Simpang Bumbuan, Simpang Nadong, Sungsum, Juuh, Gunung Batu, dan Langkap (198 rumah/198 KK, 3 rusak berat).

Total sementara mencapai 1.466 rumah dan 1.615 kepala keluarga (KK) terdampak di wilayah tersebut, plus fasilitas umum seperti SDN Mayanau, masjid, dan kantor desa. Kerusakan juga melanda Kecamatan Halong dan Awayan, meski Awayan hanya banjir biasa.

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi meninjau lokasi dan memerintahkan anggota polisi membantu evakuasi serta pembersihan lumpur dari rumah warga.

Petugas gabungan BPBD dan pemerintah daerah melakukan pendataan dan evakuasi, dengan kondisi air sudah mulai surut dan situasi kondusif. Warga membutuhkan bantuan logistik dan alkon (alat komunikasi) mendesak.

Hingga Sabtu sore, banjir bandang di delapan desa sudah surut, dan petugas fokus membersihkan sisa lumpur serta mendata kerusakan lengkap. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi luapan sungai lanjutan. Tidak ada korban jiwa terkonfirmasi dari semua sumber resmi.​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Banyak Polemik, Pemerintah Akan Kaji Ulang Penentuan Desil

21 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Balik Nama Kendaraan Bekas di Jatim  Bebas Bea

21 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Segini Ancar-ancar Harga Motor Listrik Nasional

21 Agustus 2026 - 18:58 WIB

KPK Angkut Rektor dan Wakil ke Gedung Jakarta, Hasil OTT di Unsoed Purwokerto

21 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sadis Bully Pelajar di Kebumen: Pelaku Simpan 15 Rekaman, Motif Cemburu

21 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Warga RI Simpan 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal, Nilainya Tembus Rp 4.460 T

20 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Guru PPPK Bisa Ikut Seleksi PNS, Purbaya Jamin APBN Aman

20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Siap-siap Kuota BBM Subsidi Turun Tajam Tahun 2027, Ini Alasannya

19 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Ferry Irwandi & Ekspedisi KitaBisa Tiba di Flores: Salurkan Donasi Rp4 Miliar untuk Korban Gempa

19 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Trending di News