Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Bupati Pasuruan Dorong Petani Kelola Greenhouse Melon dengan Strategi Bisnis Berkelanjutan

badge-check


					CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90? Perbesar

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90?

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, PASURUAN– Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mengingatkan para petani agar mampu membaca peluang bisnis demi keberlanjutan usaha.

Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri Panen Raya Melon Hidroponik BUMDes Sari Mandiri di Dusun Klangkung, Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan.

Menurutnya, pengelolaan kebun melon premium harus dilakukan dengan manajemen yang matang. “Kebun Greenhouse Melon Hidroponik ini tidak boleh dikelola asal-asalan. Tapi harus Panjenengan kelola business to business,” ujarnya pada Sabtu (29/11/2025).

Ia menekankan pentingnya perhitungan biaya, masa pakai bangunan, serta kebutuhan bibit dan obat-obatan.

Rusdi juga menyoroti aspek pemasaran. “Panjenengan tidak hanya memikirkan soal greenhouse saja. Tapi sudah harus bisa menjalankan jaringan ekonominya. Ketika mau panen, pangsa pasarnya sudah harus siap,” pesannya, dikutip dari laman Pemkab.

Ia mendorong agar hasil panen ditawarkan ke supermarket dengan strategi pemasaran yang kuat.

Kepada Kepala Desa Nogosari dan pengelola BUMDes, Rusdi meminta agar terus berinovasi. “Makanya Panjenengan harus luwes bagaimana bisa menghasilkan uang. Intinya itu, sesuai prinsip ekonomi,” katanya penuh semangat.

Ia berharap ide kreatif Greenhouse Melon Hidroponik mampu memberi dampak ekonomi signifikan bagi warga.

Di akhir sambutan, Rusdi menambahkan, “Semoga kebun Melon BUMDes Sari Mandiri bisa terus berjalan dan semakin jaya. Kalau ada keuntungan juga bisa dipakai untuk perbaikan fasilitas dan pengembangannya.”

Acara panen perdana berlangsung meriah, dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Merita Ariestya Yudi dan Ketua KADIN Kabupaten Pasuruan, Eko Widiatmo.

Berbagai varietas melon premium seperti Auorora, The Blues, Sweet Lavender, Honey Globe, dan Sweet Net 9 dipanen langsung. Antusiasme warga tinggi, banyak yang membeli melon segar sebagai oleh-oleh.

Kepala Unit Pertanian BUMDes Sari Mandiri, M. Idham Cholied, mengaku puas dengan hasil panen perdana. “Greenhouse kami seluas 400 meter persegi, kapasitas tanaman 1.100. Hasil panen perdana diperkirakan menghasilkan 1,5 ton Melon. Alhamdulillah hari ini sudah terjual 50 persen,” ungkapnya.

Ia optimis dengan panen 3–4 kali setahun, produktivitas melon premium akan terus meningkat, apalagi sudah bermitra dengan supermarket dan toko buah besar.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Korban Meninggal Latsarmil KDMP Jadi 4 Orang, Kemenhan Lakukan Evaluasi Prosedur

27 Juni 2026 - 09:58 WIB

Pria Berkaca Mata dan Bermasker Abu-abu Pegang Setir Terekam CCTV Juanda, Tewasnya Wanita ASN Bangkalan

26 Juni 2026 - 14:58 WIB

Kasatreskrim dan Delapan Kapolsek Jajaran Polres Jombang Resmi Berganti

26 Juni 2026 - 13:46 WIB

Menelisik Akar Terorisme (26): Rahasia Kaum Freemanson

26 Juni 2026 - 12:26 WIB

Taubat Bersama di Ponpes Shiddiqiyyah, Kiai Tar: Koruptor Itu Hidup dari Mayat dan Darah Saudaranya

26 Juni 2026 - 11:25 WIB

10 Menit Standing Applause untuk Papermoon Puppet Theatre dari Yogya yang Mengguncang Jerman

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Risang: Korban Janji Pulang Sabtu 20 Juni 2026

25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sudah Tiga Orang Meninggal Saat Mengikuti Larsarmil Calon Manajer KDMP di Tiga Lokasi Berbeda

25 Juni 2026 - 08:35 WIB

Menelisik Akar Terorisme (25): Sepak Terjang Templar dan Freemanson

24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di News