Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Sarapan Sehat ala Menkes: Murah, Protein Tinggi dan Rendah Kolesterol

badge-check


					Menkes Budi, sumber IG BudiGS Perbesar

Menkes Budi, sumber IG BudiGS

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

SURABAYA, KREDONEWS.COM-Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kembali mengingatkan pentingnya pola makan sehat. Lewat unggahan di Instagram pribadinya sepekan lalu, ia membagikan tips sarapan yang baik untuk tubuh.

Dalam video tersebut, Budi tampil santai sambil membuka obrolan, “Siapa kalau sarapan pagi, makannya itu sereal, nasi uduk, atau lontong?”

Ia menjelaskan bahwa sarapan sebaiknya tidak mengandung karbohidrat sederhana berlebihan. Jenis makanan seperti sereal dan nasi uduk bisa cepat meningkatkan kadar gula darah.

“Kalau pertama kali makan atau sarapan, jangan yang manis-manis seperti tadi tuh, sereal, nasi uduk, lontong,” ujarnya.

Sebagai gantinya, Budi menyarankan agar masyarakat memilih sumber protein saat sarapan. Ia pun menunjukkan menu pilihannya.

“Pagi ini, saya akan sarapan pagi yang sehat, yaitu telur rebus,” katanya. Menurutnya, telur kaya protein dan rendah kalori, cocok untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Ia juga mengingatkan rumus kebutuhan protein harian: 0,8 gram per kilogram berat badan.

Selain bernutrisi, telur juga ramah di kantong. “Satu telur ini cuma Rp2.500. Jadi kalau dua telur, cuma Rp5.000,” ucapnya.

Budi bahkan menyebut dirinya dikenal publik karena kampanye makan telur rebus. Ia menyadari masih ada kekhawatiran soal kolesterol.

“Kalau kita makan telur masaknya seperti ini, (digoreng) ya pasti tinggi kolesterolnya. Nah, tapi kalau dimasaknya di rebus seperti ini, ini aman,” jelasnya sambil menunjukkan telur rebus.

Ia menyebut ada penelitian yang menunjukkan konsumsi dua telur rebus per hari bisa membantu menurunkan kadar LDL.

“Ya udah, nurut aja deh. Ini makanya udah sehat, murah, cepet lagi,” tambahnya, mengajak masyarakat rutin makan telur rebus.

Ahli gizi juga menilai telur sebagai sumber protein lengkap. Kandungannya meliputi asam amino esensial, vitamin D, B12, selenium, dan kolin yang baik untuk fungsi otak.

Meski begitu, pola makan tetap perlu seimbang. Konsumsi protein, serat dari buah dan sayur, serta karbohidrat kompleks tetap penting.

Bagi yang memiliki kondisi kesehatan khusus seperti diabetes atau kolesterol tinggi, disarankan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk menentukan porsi telur yang sesuai.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Fans Sepakbola Ini Disangka Produk AI Saking Cantiknya

26 Juni 2026 - 19:32 WIB

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Makanan Rusak saat Listrik Padam

24 Juni 2026 - 18:44 WIB

Facebook Dipenuhi Video Porno, Cukup Satu Kta Kunci Pencarian

24 Juni 2026 - 18:21 WIB

Presenter Piala Dunia ASAL Italia Ini Sosmednya Dibanjiri Ribuan Like

18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Izabel Kovacic akan Panaskan Tribun Piala Dunia

17 Juni 2026 - 18:52 WIB

Fans Terseksi Piala Dunia Menurut Survei, Argentina Nomor Satu

16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Meski Neymar Tak Bermain, Pacarnya Pamer Tubuh Seksi di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:01 WIB

Kecantikan Brasil Ciptakan Sensasi di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:28 WIB

Cara Aman Nikmati Piala Dunia 2026 Tanpa Merusak Kesehatan

12 Juni 2026 - 19:41 WIB

Trending di Life Style